Rabu, 22 Februari 2012

Cerpen Khayal :)



I am a Human

          Once upon a time, in a very cold winter, there was a cat mother who was giving birth her first child. It was under a dark bridge in the heart of Paris. Near the bridge there was a house which had many light. Inside it there was also a woman who was giving birth. And the same part was the cat mother and the woman died after their childern born. But unlucky the baby of the woman also died just a minute after born
          When the husband of the woman couldn't hold his tears, he run out the door and cried aloud in the bridge in front of his house. There he heard a sound from a weak kitten that had just born under the bridge. The man felt curious and walked down under the bridge and found the kitten. He saw the cat mother died beside her baby. Then, he felt so sad more for the incident that he had just seen. He directly brought the kitten entering the house. He took after the kitten just like his own child and gave her name as “Snow”, because the kitten had white fur like snow.
          Some days rolled and the kitten grown up well but one thing was wrong with Snow. That little cat didn't remember if she was a cat. She always thought that someday, she would be a human just like her human father. She liked to watch people who were passing the street in front of her house and imagined how she would be if she had grown up. “Maybe, I would be a beautiful girl with curly hair. Or I would be a cute girl with big eyes?????”, said Snow inside her heart.
          At that time, she saw a small cat passed by her house. She felt happy, because this was the first time she saw another cat. She run out the door and met the cat. His name was “Patter”. They became good friends and played together. One day, Snow asked Patter, “What do you think you would look like when you were adult?”. Patter answered, “Of course, I would be a strong cat”. Then, Snow wondering and asked Patter why he thought that he would still be a cat when he were adult not to be a human. Patter explained if they both were cats. And they would always be.
          Snow didn't believe what Patter said, she run entering her house and found her human father. She tried to asked her father if Patter were right. But her father didn't understand what she was saying. Her father thought Snow was hungry and kept giving her food. Her father then said, “Why you keep sounding like that? Little cat just eat your food and you will be a strong cat when older”. From her father statement she suddenly realized that she would be a cat forever. She cried aloud but still her father didn't understand. Patter who was waiting outside Snow's house windows felt sad also. He wished that Snow could receive the reallity and happy for what she be.



THE END

Kuda Nil aja suaranya nyaring :)


Selasa, 21 Februari 2012

Sneezing Panda

Liat ibu pandanya kaget wkwk

Cerita Horor wkwk

Kisah Nyata dari sebuah Universitas di Jakarta tentang seorang gadis muda yang baru meninggal bulan lalu. Namanya Samara. Dia meninggal karena tertabrak truk.

Samara punya seorang pacar namanya Ari.

Samara punya julukan miss ring-ring karena hobi banget berteleponan.

Kamu tidak akan pernah melihat Samara tanpa handphone nya.

Keluarga Samara pun tahu hubungan mereka. Ari sangat dekat dengan

keluarga Samara (bayangkan hubungan mereka). Sebelum dia meninggal dia sering dengan nada bercanda berkata pada teman2 nya "Kalo gua meninggal tolong kuburkan gua sama handphone gua", dia juga mengatakan hal yang sama kepada orangtuanya. .

Setelah Samara meninggal tidak ada yang dapat mengangkat peti matinya. Saya juga berada disana. Banyak orang termasuk saya yang mencoba tapi tetap tidak bisa. Akhirnya mereka memanggil "orang pintar". Dia memegang sebatang kayu dan mulai berbicara sendiri perlahan. Setelah beberapa menit orang pintar itu berkata "gadis ini kehilangan sesuatu disini" Lalu teman2 Samara
berkata kepada orang pintar itu tentang keinginannya untuk dikubur dengan handphonenya.

Kemudian mereka membuka kembali peti mati-nya dan menaruh handphone beserta simcard-nya. Setelah itu mereka mencoba untuk mengangkat kembali peti matinya. Peti mati itu dapat diangkat dan dipindahkan ke mobil jenazah dengan mudah. Kami semua yang melihat ini sangat kaget.

Keluarga Samara tidak memberitahukan tentang kematian Samara kepada Ari. Setelah 2 minggu kematian Samara, Ari menelepon mama Samara dan berkata " Aku akan ketemu Samara tapi jangan katakan pada Samara bahwa aku akan datang, aku ingin membuat kejutan untuknya"

Mama Samara menjawab " Datanglah dahulu, tante ingin memberi tahu sesuatu" Setelah Ari datang, mereka memberitahukan tentang kematian Samara.

Ari mengira mereka sedang bercanda, dia hanya tertawa dan berkata "Jangan bercanda, bilang pada Samara untuk keluar, aku membawa sesuatu untuk nya"

Akhirnya mereka membawa Ari ke kuburan Samara. Lalu Ari berkata "Ini tidak mungkin. Kami berbicara kemarin. Dia masih tetap menelepon".

Ari sangat terkejut.

Tiba-tiba handphone nya berbunyi, "Lihat ini dari Samara, lihat ini..." Ari memperlihatkan handphone nya ke keluarga Samara, dan mereka menyuruh Ari untuk menjawab. Ari menjawab telepon itu dengan memakai speaker. Mereka semua mendengar pembicaraan itu dengan sangat jelas & jernih, tidak ada gangguan apapun. Dan itu benar2 suara Samara dan sangat tidak mungkin ada orang lain yang memakainya karena Sim Card nya sudah dikubur bersama Samara.

Mereka semua sangat terkejut dan memanggil "orang pintar" untuk membantu mereka lagi.. "Orang pintar" itu membawa temannya untuk mencari jawaban atas keanehan ini. orang pintar dan temannya itu bekerja selama 5 jam. Dan mereka menemukan jawabannya.....

XL
mempunyai signal yang terbaik. Kemanapun kamu pergi, jaringannya selalu ada (he...he..he.
..he....he. .)